Pneumonia Komunitas Disease Summary

Last updated: 30 January 2026

Tinjauan Umum

Pneumonia adalah infeksi akut pada parenkim paru yang disertai gejala penyakit akut dan temuan abnormal pada dada. Uraian lebih lanjut terdapat pada bagian Pendahuluan.

Pneumonia masih menjadi penyebab utama kematian akibat penyakit infeksi pada dewasa dan anak. Pembahasan rinci mengenai prevalensi pneumonia di wilayah terkait terdapat pada bagian Epidemiologi.

Organisme yang paling sering diisolasi pada pasien dengan pneumonia komunitas adalah Streptococcus pneumoniae. Patogen lain yang sering diidentifikasi dirinci pada bagian Etiologi.

Bagian Patofisiologi menguraikan mekanisme yang terlibat saat pasien mengalami infeksi pneumonia. Bagian ini juga menyebutkan faktor virulensi dari beberapa agen penyebab pneumonia komunitas.

Bagian Faktor Risiko mengidentifikasi berbagai keadaan yang mempermudah individu untuk mengalami pneumonia komunitas.

Bergantung pada status klinis keseluruhan pasien, tanda vital, keberadaan komorbid, dan temuan foto toraks, pasien dapat diklasifikasikan sebagai pneumonia komunitas berisiko rendah, sedang, atau tinggi. Bagian Klasifikasi menjelaskan masing-masing tipe tersebut.

Anamnesis dan Pemeriksaan Fisik

Bagian Gambaran Klinis menjelaskan gejala respirasi dan tanda serta gejala lain pada pasien dengan pneumonia komunitas. Bagian ini juga membahas gambaran khas untuk tiap tipe pneumonia komunitas.

Diagnosis

Pada bagian Diagnosis dan Kriteria Diagnosis, faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam penegakan diagnosis pasti pneumonia komunitas diidentifikasi.

Beberapa pemeriksaan laboratorium dan prosedur pencitraan berperan sebagai penunjang dalam mendiagnosis pneumonia dan dirinci pada bagian Pemeriksaan Laboratorium dan Penunjang serta Pencitraan.

Penyakit lain yang dapat menunjukkan gejala yang sama dengan pneumonia dicantumkan pada bagian Diagnosis Banding.

Penatalaksanaan

Pasien dengan pneumonia komunitas derajat berat harus ditatalaksana di rumah sakit. Indikasi untuk masuk langsung ke unit perawatan intensif (intensive care unit/ICU) dibahas pada bagian Evaluasi. Pada bagian ini juga dijabarkan penilaian risiko dan uji indeks keparahan.

Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pengobatan pasien dengan pneumonia komunitas terdapat pada bagian Prinsip Terapi.

Bagian Terapi Farmakologis membahas secara rinci rekomendasi terapi antibiotik empirik dan durasi terapi berdasarkan etiologi. Beberapa terapi suportif juga disebutkan.

Bagian Nonfarmakologis mencakup edukasi pasien mengenai tata laksana pneumonia komunitas.

Vaksin pneumokokus dan influenza digunakan dalam pencegahan pneumonia komunitas. Rincian tentang vaksin-vaksin ini serta penghentian merokok terdapat pada bagian Pencegahan.

Bagian Pemantauan mengidentifikasi hal-hal yang perlu dipantau untuk tiap tipe pneumonia dan membahas lebih lanjut kegagalan terapi serta kriteria pemulangan.